“ICONS (International Counseling Seminar) – COUNSFAIR 2025”
Jum’at (12/09/2025), Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (HMPS BKPI) UIN Salatiga menyelenggarakan kegiatan ICONS (International Counseling Seminar) sebagai rangkaian dari COUNSFAIR 2025. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium UIN Salatiga dengan jumlah peserta kurang lebih 350 orang dari berbagai kalangan, baik dosen, delegasi, maupun mahasiswa umum yang tertarik dengan perkembangan konseling di era digital.
ICONS merupakan salah satu program inti dalam rangkaian COUNSFAIR (Counseling Fair) yang menjadi agenda tahunan HMPS BKPI. Seminar internasional ini bertujuan untuk membuka wawasan peserta mengenai isu-isu global dalam dunia konseling, mempertemukan praktisi dan akademisi lintas negara, serta memberikan ruang dialog tentang inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan menghadirkan pemateri dari dalam dan luar negeri, ICONS diharapkan mampu memperluas jejaring keilmuan, meningkatkan kompetensi mahasiswa, sekaligus memperkuat posisi BKPI UIN Salatiga sebagai pusat pengembangan ilmu konseling yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sosial budaya.
Acara ini dimulai pukul 07.00 WIB dengan registrasi peserta yang berlangsung di Auditorium UIN Salatiga. Setelah seluruh peserta memasuki ruangan, acara resmi dibuka pada pukul 08.00 WIB dengan rangkaian kegiatan awal berupa pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hyme UIN Salatiga, sambutan dari Ketua Pelaksana, sambutan Ketua Umun HMPS BKPI, sambutan Kaprodi BKPI, doa dan penutup.
Acara diawali dengan sambutan dari Hari Afrian selaku Ketua Pelaksana. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang mendukung, serta berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk menjadi calon konselor atau guru BK yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan. Beliau juga menekankan bahwa seminar ini diharapkan membawa kebermanfaatan, keberkahan, serta menjadi bekal berharga bagi semua peserta.
Seminar menghadirkan tiga narasumber utama. Pemateri pertama, Amalia Madihie, Ph.D., KB. PA., Counsellor Educator / Registered Counsellor & Practitioner (Malaysia), Human Resilience & Potential Centre, Faculty of Cognitive Sciences & Human Development, Universiti Malaysia Sarawak, menyampaikan materi mengenai Artificial Intelligence in the Counselling Profession. Beliau menekankan bahwa AI merupakan alat pendukung yang membuat layanan konseling lebih efektif, inklusif, dan mudah diakses, namun inti dari konseling tetap pada empati, etika, dan kearifan budaya manusia.
Pemateri kedua, Achmad Miftachul Ilmi, S.Pd., M.Pd., dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES), menegaskan bahwa konselor masa depan harus melek teknologi sekaligus melek etika. AI menurutnya adalah mitra yang membantu mempercepat layanan, bukan pengganti konselor. Beliau juga memberikan contoh penerapan AI dalam layanan dasar, layanan responsif, perencanaan individual, hingga dukungan sistem konseling.
Pemateri ketiga, Andar Ifazatul Nurlatifah, M.Pd.I., dosen BKPI UIN Salatiga, menyoroti pentingnya penanganan kondisi krisis. Menurutnya, jika krisis tidak segera diatasi, individu dapat mengalami kesulitan dalam mengembangkan strategi coping, yang berpotensi memunculkan perilaku membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Beliau menekankan peran konselor dalam membantu individu melewati fase-fase krisis tersebut.
Kegiatan ICONS 2025 berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme, terlihat dari semangat peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber. Kehadiran ICONS sebagai bagian dari COUNSFAIR diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan wawasan mahasiswa BKPI dalam menghadapi era digital yang sarat akan teknologi, globalisasi, dan keberagaman.
Terselenggaranya kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak sponsor, di antaranya Wali Photobooth (penyedia photobooth), Banyoe (angkringan), Bebek Carok (masakan spesial bebek), Blessing Shoes Clean (laundry sepatu), Shinery Aesthetic (klinik kecantikan), Chicken Day (masakan spesial ayam), El-Tropy (toko aksesoris trophy, plakat, piala), Riodiva (tour & travel), dan KK Food and Drink (tempat makan dengan berbagai menu dan minuman khusus jus).
Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pemberian hadiah bagi peserta dengan pertanyaan terbaik, penyerahan sertifikat kepada para pemateri dan moderator, serta sesi foto bersama seluruh peserta, panitia, dan narasumber. Suasana penutup yang meriah ini menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antarpeserta sekaligus menegaskan keberhasilan pelaksanaan ICONS – International Counseling Seminar dalam rangkaian COUNSFAIR 2025.
Komentar
Posting Komentar